Silsilah
Pemegang tahta kedua belas Biara Palyul, saat ini.

Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche, bernama lengkap Thupten Tsultrim Norbu Wodzer Kuenkyab Palzangpo, lahir pada 28 Agustus 1970. Ibunya bernama Tsam Chod, dan ayahnya, Dorje Namgyal, adalah keturunan Anag Pon, seorang tuan tanah religius di Gonjo, wilayah Kham, Tibet. Yang Mulia Dudjom Rinpoche dan Yang Mulia Dodrubchen Rinpoche ke-4 mengenalinya secara pasti sebagai reinkarnasi Karma Thegchog Nyingpo (pemegang tahta kesepuluh). Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche (pemegang tahta kesebelas) menobatkannya dalam perayaan yang megah di Biara Namdroling.
Di bawah bimbingan para tutor seperti Lama Sonam Tenzin, ia mempelajari seni ritual tradisi Palyul. Ia kemudian mendaftar di Institut Ngagyur Nyingma dan unggul dalam seluruh pengetahuan sutra dan tantra Filsafat Buddhis yang luas dan mendalam. Ia menerima ikrar samanera dan penahbisan penuh dari Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche, dan diberi nama Thubten Tsultrim Norbu Wodsal Thinley Kuenkhyab Palzangpo (yang bermakna Kemuliaan Agung dari Aktivitas yang Menembus Segala Penjuru dan Permata Cemerlang Ajaran Buddha).
Ia mempraktikkan Bum-Nga (Lima Ratus Ribu Akumulasi Praktik Pendahuluan) dengan menerima ajaran "Kata-Kata Guru Sempurnaku" dari Yang Mulia Penor Rinpoche. Ia juga menerima banyak pemberdayaan, transmisi, dan instruksi ajaran Nyingma serta Namchö, terutama Dzogchen, Tsalung, dan Ngöndro, dari Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche. Selain itu, ia menerima berbagai pemberdayaan, transmisi lisan, dan instruksi dari Yang Mulia Dilgo Khyentse Rinpoche, Yang Mulia Dodrubchen Rinpoche, Ngonsul Khenchen, Yang Mulia Taklung Tsetrul Rinpoche, Tulku Thubzang Rinpoche, Khenchen Jigme Phuntsok, Khamtrul Chökyi Nima, dan Khamtrul Gyurmed Dorji, di antara banyak guru lainnya.
Pada tahun 1994, ia tiba di Biara Palyul Namgyal Jangchub Chöling di Tibet. Yang Mulia Chogtrul Thubten Palzang menobatkannya di sana sebagai pemegang silsilah Palyul.
Ia mendirikan sebuah kuil besar berlantai empat serta membangun pusat retret baru, di samping merenovasi bangunan-bangunan lama. Seluruh anggota sangha diberikan tunjangan bulanan. Yangsi Rinpoche, reinkarnasi dari Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche, dinobatkan di bawah pengawasannya, dan ia menganugerahkan ikrar Getsul dan Gelong kepada para biksu dan biksuni di Biara Namdroling maupun di Tibet, sekaligus mengurus pendidikan dan kesejahteraan Yang Mulia Yangsi Rinpoche.
Ia telah menganugerahkan pemberdayaan Dewa-Dewa Damai dan Murka dari Tantra Jaring Ajaib, Tiga Akar dari tradisi Nyingtik, dan lain-lain, di Biara Namdroling. Ia menganugerahkan pemberdayaan Terzöd di Biara Gonjo Gyara. Di Biara Palyul Namgyal Jangchub Chöling di Tibet, ia menganugerahkan pemberdayaan dan transmisi lisan atas Karya Kumpulan Mipham Rinpoche, pemberdayaan Siklus Namchö, instruksi Namchö Ngöndro dan Tsalung, serta pemberdayaan Sistem Tantra Manjushri, dan lain-lain.
Singkatnya, Yang Mulia terus mengemban warisan agung Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche dengan tanpa pamrih dan tanpa lelah, membawa manfaat bagi semua yang terhubung dengan Dharma maupun silsilah Palyul.