Tentang Kami
Sejarah, visi, dan misi Vihara Padmasambhava.

Vihara Padmasambhava berdiri di Komplek Asia Mega Mas, Blok L No. 18-19, Medan. Vihara ini diresmikan pada 18 Desember 2009 oleh Ketua Pembina, Bapak Ketut Supardi, S.Ag., M.Si., bersama Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche. Prosesi peresmian diisi dengan rangkaian upacara sakral, termasuk wisudih dan puja pemberkahan Buddha Amitayus (long life empowerment).
Momen ini juga menjadi perkenalan publik pertama bagi Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche ke-5, yang diakui oleh Yang Mulia Dudjom Rinpoche dan Yang Mulia Pema Norbu Rinpoche (Penor Rinpoche) sebagai inkarnasi (tulku) dari Karma Kuchen Thegchog Nyingpo. Menurut Halil Sutrisno, Ketua Yayasan Vihara Padmasambhava, Karma Kuchen Rinpoche pernah diundang ke Biara Namdroling dan diasuh langsung oleh Penor Rinpoche, tempat beliau menguasai secara mendalam ajaran serta silsilah tradisi Palyul. Karma Kuchen Rinpoche juga menerima transmisi ajaran Nyingma dari para guru besar, termasuk Dilgo Khyentse Rinpoche dan Penor Rinpoche sendiri.
Atas kualitas dan dedikasinya, pada tahun 1994 Penor Rinpoche mempercayakan Karma Kuchen Rinpoche sebagai pemimpin pusat Vihara Palyul di Tibet, dan beliau kemudian diakui secara resmi sebagai pemegang garis keturunan Palyul yang kedua belas. Selama masa pengabdiannya di Tibet, Karma Kuchen Rinpoche turut membangun kuil, stupa, tasbih doa, dan rupang para Buddha serta Bodhisattva demi kemanfaatan banyak makhluk.
Vihara Padmasambhava diresmikan pada 18 Desember 2009 di Medan, dipimpin oleh Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche, Pemegang Tahta Kedua Belas silsilah Palyul, yang datang langsung dari Biara Namdroling di India. Foto-foto berikut adalah dokumentasi hari itu.
Menjadi pusat puja, pembelajaran Dharma, dan praktik Vajrayana dalam tradisi Nyingma–Palyul yang terbuka, damai, dan bermanfaat bagi semua makhluk.