Silsilah
Pemimpin Biara Namdroling saat ini.

Chogtrul Mugsang Kuchen Rinpoche, bernama lahir Jigme Kunzang Tenpai Nyima, lahir dari ayahnya Penpa Dorji dan ibunya Sonam Yangzom di Nepal, pada hari kesepuluh yang penuh berkah di bulan keempat penanggalan Tibet, bertepatan dengan 10 Juni 1974. Saat ia masih berada dalam kandungan, Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche (Penor Rinpoche) pernah menemui ibunya dan menyatakan keinginannya agar anak itu kelak menjadi bagian dari biara, sebuah pertanda awal akan peran besar yang menantinya.
Pada usia dua tahun, atas permintaan Penor Rinpoche kepada Yang Mulia Jigdrel Yeshi Dorji (Dudjom Rinpoche) untuk mengenali yangsi (reinkarnasi), Dudjom Rinpoche mengenalinya secara pasti sebagai reinkarnasi dari Mugsang Kuchen Chogtrul Kunzang Sherab Rinpoche, dan memberinya nama Jigme Kunzang Tenpai Nyima.
Penor Rinpoche membawanya ke Biara Namdroling dan menobatkannya dengan upacara yang megah. Ia belajar membaca dan menulis langsung dari Penor Rinpoche. Di bawah bimbingan tutor Lama Sonam Tenzin, ia mempelajari seni ritual tradisi Palyul secara menyeluruh.
Ia menerima ajaran Praktik Pendahuluan Nyingtik dari guru akarnya, Penor Rinpoche, dan mempraktikkan Lima Ratus Ribu Akumulasi (Ngöndro). Selain itu, bersama Namchö Ngöndro, Tsalung, dan Dzogchen, Penor Rinpoche menganugerahkan kepadanya seluruh pemberdayaan, instruksi, dan transmisi Siklus Namchö, Kama, dan Terma yang khas. Rinpoche kemudian mempelajari filsafat Buddhis, baik sutra maupun tantra, di Institut Ngagyur Nyingma.
Mengikuti bimbingan dan perintah penuh kasih Penor Rinpoche, Rinpoche mulai melakukan perjalanan ke luar negeri, membawa manfaat besar bagi banyak orang. Sejak Penor Rinpoche mencapai mahaparinirwana, ia telah mengemban tanggung jawab umum Biara Namdroling sebagai pemimpin utama, meneruskan warisan agung Yang Mulia dengan membawa manfaat bagi semua yang terhubung dengannya, tetap menjadi penuntun bagi Buddhadharma dan makhluk hidup.
* Sumber: Namdroling Monastery