Silsilah
Reinkarnasi Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche (Penor Rinpoche).

Yangsi Rinpoche lahir dari ayahnya Norbu dan ibunya Phurbu Dolma, pada 31 Desember 2011, di Tibet, di dekat Leten Tramo Drag atau Dung Lung Thramo Drag, sebuah tempat suci tempat Guru Rinpoche menyembunyikan harta karun ajaran. Ia diberi nama lahir Penpa Norbu.
Yang Mulia Chatrel Rinpoche mengenalinya sebagai reinkarnasi yang tak tercela dari Yang Mulia Drubwang Pema Norbu Rinpoche (dalam silsilah "Drubwang", ini adalah reinkarnasi ketiga; secara berurutan Drubwang Pema Norbu I adalah pemegang tahta ketiga Palyul, Drubwang Palchen Düpa adalah reinkarnasi keduanya sebagai pemegang tahta kesembilan, dan Penor Rinpoche, pemegang tahta kesebelas, adalah reinkarnasi ketiganya), dan memberinya nama Mingyur Dechen Garwang Zilnon Dorji.
Pada tahun 2014, Yangsi Rinpoche diundang ke Biara Palyul Namgyal Jangchub Chöling. Pada 31 Juli 2014, bertepatan dengan hari keempat bulan keenam penanggalan Tibet, hari suci saat Buddha Shakyamuni pertama kali memutar Roda Dharma, ia dinobatkan di atas tahta emas di tengah lautan sangha, dipimpin oleh pemegang silsilah Palyul Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche, Chogtrul Thupten Palzang Rinpoche, dua Chogtrul Rinpoche yang menjadi pemimpin Biara Namdroling, serta tiga Khenchen.
Yangsi Rinpoche belajar membaca dan menulis bahasa Tibet dari para tutor pribadinya. Dari Tulku Sangay Tsering Rinpoche, yangsi Khenchen Ngawang Palzang, ia menerima ikrar perlindungan dan pemberdayaan umur panjang.
Dari Yang Mulia Tulku Thupten Palzang Rinpoche, Yangsi Rinpoche menerima pemberdayaan Sang Guru yang Menghimpun Semua Maksud (menurut tradisi Sangay Lingpa), komentar Khenchen Nuedhen atas Sutra Umum yang Menghimpun Semua Maksud yang dikenal sebagai Baju Zirah Kegelapan, pemberdayaan sadhana Due-Do, Kagyad Deshek Duepa dan Kagyad Sang-Dzog, Seratus Dewa Damai dan Murka, serta ajaran-ajaran lainnya, berikut transmisi lisan atas Praktik Harian Due-Do, Manual Pelantunan Dewa-Dewa Damai dan Murka dari Jaring Ajaib, dan Manjushri Nama Samgiti, di antara lainnya. Dari Yang Mulia Karma Kuchen Rinpoche, Yangsi Rinpoche menerima seluruh transmisi lisan dan pemberdayaan atas Karya Kumpulan Mipham Rinpoche.
Yangsi Rinpoche saat ini sedang menempuh pendidikannya di Dago, demi kebaikan semua makhluk hidup.
* Sumber: Namdroling Monastery